Rabu, 29 Januari 2020

Peminatan Praktik Mandiri Perawat (Penutup Stase Profesi Ners)


Dibuka dulu sama penampakan trio calon perawat profesional WKWKWK Aamiin
Akhirnyaaaa setelah bangun, gulang-gulung, makan, tidur, bangun - gitu terus siklus kehidupanku selama 2 minggu ini, aku bangkit dari ke mageranku untuk nulis ini :)

Assalamualaikum sahabatku ~~~ *Oops kebawa nonton mastercher si Eddy chef terabal-abal WKWK*
Gimana kabarnya? Alhamdulillah akhirnya aku sudah yudisium dan dinyatakan lulus dari profesi Ners akhir tahun kemarin (re: 31 Desember 2019) Yeaaayyyyy!!!! Jadi pengangguran lagi :( *waktu post malah udah wisuda lagi 😼*
Tapi tapi tapi, kali ini aku tidak mau membahas proses yudisiumku itu melainkan membahas stase terakhir alias stase penutup profesi Nersku.
Apa itu?
Peminatan!!
Yes!!
Peminatan apa??
Okey, jadi aku mau jelasin dulu nih, di Keperawatan Undip ini di akhir stase profesi Ners ada namanya stase peminatan dimana kita bebas memilih sesuai bidang keperawatan yang kita minati selama kuota masih ada. Setiap peminatan tentunya ada kuotanya.
Apa saja peminatannya?
Menurutku peminatan di keperawatan Undip ini ada banyak sekali berbeda dengan institusi lain yang ada di Semarang yang aku tahu ya. Di institusi lain itu rata-rata cuma ada di IGD, ICU, Instalasi Bedah Sentral, dan Haemodialisa. Di Keperawatan Undip sendiri ada banyak diantaranya Haemodialisa, Unit Penyakit Jantung, Instalasi Bedah Sentral, IGD, ICU, Unit Stroke, Praktik Mandiri Perawat (Perawatan Luka), Lapas, Jiwa Komunitas, Jiwa RS, Maternitas, Anak, PICU, dan Manajemen Keperawatan (Komite, K3, Mutu, Patient Safety, PPI). Sejumlah stase peminatan ini tentu saja tidak semua mahasiswa minat disetiap bidang ya hahaha. Stase Jiwa dan Maternitas salah dua contoh yang tidak ada peminatnya. Ohya, untuk angkatan dibawahku malah sudah ada peminatan baru yaitu Gerontik di Netherland alias Belanda. Waw, cukup keren gak tuh? Hehehe
Terus, peminatan apa yang aku ambil?
Jeng-jeng-jeng...
Tentu saja aku pilih stase yang benar-benar aku minati dan sudah aku pingini sedari dulu yaitu PRAKTIK MANDIRI PERAWAT ALIAS PERAWATAN LUKA :)
*Prok-Prok-Prok* WKWKWK tepuk tangan dikit boleh entah buat apa hahaha
Jadi, disini aku cuma mau bahas tentang peminatan perawatan luka aja yhaaa ga bahas yang lain karena aku kan enggak mempraktikkan :)
Judul asli peminatan adalah praktik mandiri perawat tapi karena kita menyambangi klinik luka jadilah biar lebih enak disebut peminatan luka. Keperawatan Undip ini sendiri sudah bekerjasama dengan klinik perawatan luka terbesar di Indonesia (menurut aku, apakah memang terbesar ya? wkwk).
Pertama adalah di Wound Care yang pusatnya ada di Bogor. Nah Wound Care ini biasa disebut dengan menyingkat 2 suku katanya menjadi WoCare. WoCare ini tidak terlalu memiliki banyak cabang untuk kliniknya namun WoCare ini lebih fokus sebagai pusat pelatihan bagi perawat yang ingin mendalami tentang perawatan luka, stoma dan inkontinensia. Pelatihan yang diadakan oleh WoCare pun dilakukan secara rutin dengan berkeliling Indonesia. Jadi, kalau ada yang mau ikut pelatihan bisa itu update informasi tanggal tempat dan cari lokasi yang paling mudah dijangankau oleh kita. Kalau mau kepo-kepo aku sambungkan nih sama website resminya :) WEBSITE WOCARE Biasanya, pasien yang datang ke WoCare adalah pasien yang sudah disarankan amputasi oleh dokter dan menjadi alternatif terakhir bagi penyandang ulkus kaki diabetikum.
Kedua adalah RUMAT yang kantor pusatnya ada di Tambun, Bekasi. Nah RUMAT ini sudah punya banyak sekali cabang di seluruh Indonesia yaitu sekitar 60an menurut info dari perawatnya RUMAT sendiri hehehe. Tuuuuh banyak banget ya khan?? Nah, kalau di RUMAT ini fokus memang pada perawatan pasien aja. Jadi kalau di RUMAT ini luka-luka kecil juga ada yang sudah datang kesini. Nah, kalau kepoin RUMAT juga bisa nih aku kasih website resminya juga WEBSITE RUMAT.
Nah, dari kedua klinik ituuu ndelalah aku kebagian di RUMAT. Jujur sebenarnya aku ingin sekali dapet di WoCare karena biasanya kalau pas ada pelatihan kita (mahasiswa Undip) dapet kortingan WKWK. Lumayan ya khaaan. Tapi, its okay aku dapet di RUMAT yang berarti rejekiku ada disini :)
Mungkin sedikit dari temen-temen yang baru tahu kan kalau ternyata perawat itu bisa mendirikan praktik mandiri. Tapi nyatanya memang perawat bisa dan legal secara hukum untuk dapat mendirikan praktik mandiri. Praktik mandiri perawat sendiri sekarang ini sudah banyak banget, meskipun masih belum sebanyak praktik dokter ya. Kalau dilihat secara keseluruhan, rata-rata perawat membuka praktik mandiri di bidang sunat dan perawatan luka diabetes. Namun, ternyata gak melulu itu saja bentuk dari praktik mandiri perawat itu. Sekarang ini sudah banyak terbuka praktik dengan basic pendidikan perawat di Indonesia seperti baby day care, baby spa, penitipan lansia (jompo), home care visit, klinik hemodialisa, dan terapi CAM lainnya. Jadi, come on guys. Perawat gak melulu orang yang merawat pasien dirumah sakit kok 😊
Okay, sekarang aku akan fokus untuk RUMAT yang selama 7 minggu ini aku geluti. RUMAT ini sistemnya punya banyak klinik gitu ya temen-temen dan aku kebagian praktik di klinik RUMAT cabang Tembalang yang dekat dengan kampus ketimbang teman-teman lain yang dapat di sekitaran Bekasi. Pastinya ada enak dan enggaknya dong. Enaknya ya jelas aja kan karena deket jadi ga perlu keluar ongkos lagi untuk transport dan tempat tinggal di Bekasi, konsul dosen juga bisa langsung tatap muka ke kampus. Enggak enaknya itu temen-temen yang di Bekasi bisa main sekalian disana tuh sedangkan kita disini-sini aja hahahaha
Dan entah dikata beruntung atau gimana nih, untuk pertama kalinya dalam hidupku aku berada disekeliling para lelaki WKWKW. Iyaaa, ya tahu sendiri jurusan keperawatan itu kan mayoritas perempuan dan selama ini ya teman-teman akrabku adalah ciwi-ciwi hahaha. Takut diawal tapi ternyata ya gak semenakutkan itu kok berada di sekeliling laki-laki hehehe. Jadi aku bersama 2 partnerku Fajar dan Fikri ditambah dengan perawat RUMAT yang ternyata juga cowok Mas Iqbal.
Nah ini kondisi dalam klinik pas lagi berantakan gara-gara pada mau pulkam ya. Itu mahasiswa ter rajin lagi nyuci alat tuhh.
Nah kalo ini ruang tunggu klinik
Beberapa alat yang dibutuhkan :)
Nah ini semua dressing disimpen disini nih.
Nah ini penampakan depan kliniknya

Ya tiap hari kita melakukan rutinitas aja sih dari berangkat – observasi perawatan luka – home care (kadang) – pulang. Selalu seperti itu lah rutinitasku bersama para lelaki ini setiap harinya. Hari pertama pasien bener-bener full seharian tanpa jeda lanjut di minggu kedua ketiga pasien mulai sepi karena sudah pada healing alias sembuh dan mulai rame lagi dateng pasien-pasien baru dengan kasus-kasus dari yang biasa sampai luar biasa. Mulai dari sinilah keinginanku untuk buka praktik mandiri sendiri menjadi semakin tinggi. Rasanya, aku pengen segera mewujudkannya hahaha. Tapi, sabar-sabar dulu sayaangg….. hidup tak semudah ituuu….
Okedeh, kalau pas lagi sepi gak ada pasien gitu, bosen juga di klinik. Akupun tak bisa membayangkan diriku kalau pas sepi pasien, gak ada temen, sendirian gitu mau ngapain. Akhirnya beberapa kali kita siasati kebosanan itu kadangkala dengan meonton film bersama atau main uno bersama. Kalau pas lagi rajin-rajinnya ya kita nugas bareng atau belajar tentang luka-luka gitu bareng-bareng juga. Ya begitulah aja kerjaan kita selama ini hahaha.
Emmm, mungkin kucukupkan sekian tulisanku tentang peminatan ini. Terlalu singkat apa terlalu panjang ya? Kalau masalah hang out bareng gitu-gitu ga perlu lah aku tilis disini hahaha nanti jadi melencong dari judul isinya. Intinya, I was very happy to be here with you all. Semoga kita dapat sukses di jalan yang kita pilih masing-masing dimanapun itu. 😊
Sedikit bonus foto-foto diluar kegiatan rutinitas klinik.
Kalau lagi main uno yang kalah suka tepung-tepungan gitu. Aku cukup jago loh, main diantara mereka 😊 WKWKWK

Nah, ini waktu nonton film horror-thriller bareng. Heran sih, perasaan pada cemen tapi nontonnya film horror WKWK

Waktu hang out bareng keliling mall. Bingung aku jalan bareng 3 cowok gini WKWK

Dan terakhir, foto terakhir di hari terakhir praktik disini
Dari kiri kanan -- Fikri, Aku, Mas Iqbal dan Fajar

4 komentar:

  1. Waaoooww, bahagianyaa sama mas mas ganteeng. Sangat menarik deeehg😍😍😍

    BalasHapus
  2. Selamat berjuang kawan seperjuanganku dipeminatan. Terimakasih telah berbagi waktu 7 minggu bersama hahaha. Perasaan kakean dolanan UNO haha. Pokoke sukses dimanapun km beradaaa lurrr! Aamiin

    BalasHapus

Ramein kolom komentar yuks! :)